Tutorial Cara Flash Samsung Galaxy J3 Pro (SM-J330G) Android 9.0 Pie 100% Work - Media Android

Cara Flash Samsung Galaxy J3 Pro – Pada artikel kali ini saya akan memberikan tutorial Cara Flashing Samsung Galaxy J3 Pro. Samsung Galaxy J3 Pro merupakan ponsel suksesor dari Galaxy J3 Tahun 2016, dan menjadi seri termurah dari ponsel Samsung J Pro lainnya. Karena ponsel ini merupakan suksesor, maka ada beberapa penigkatan yang diberikan oleh oleh Samsung. Dan selayaknya semua seri J Pro, ponsel ini juga menggunakan material full metal body dan tampilannya pun tidak terpaut berbeda dengan seri Galaxy J Pro lainnya.

Walaupun merupakan seri J Pro termurah, namun bodynya yang full logam menjadikan kelas ponsel ini agak bertambah, apalagi Samsung mendesainnya dengan ukuran yang sangat pas di genggaman tangan serta cukup tipis dipegang. Oleh karena itu, ponsel ini selain enak dipandang juga enak dipegang.

Namun berbeda dengan dua seri J Pro lainnya yang ada jelly case, di box penjulan Galaxy J3 Pro 2017 ini kalian tidak akan menemukannya secara gratis.

Smartphone Galaxy J3 Pro 2017 memiliki bentang layar selebar 5.0 inci dengan dilapisi lapisan kaca 2.5D serta memiliki resolusi HD 720p. Namun sayangnya, layarnya tidak memiliki teknologi Super AMOLED selayaknya dua saudara tuanya.

Dan karena absennya teknologi Super AMOLED ini, kualitas dari layarnya pun berkurang dan menjadi biasa saja dengan ponsel lainnya, tidak terasa istimewa. Namun walaupun teknologi Super AMOLED absen di ponsel ini, Samsung masih memberikan beragam mode yang bisa digunakan di beragam kondisi, seperti Adaptive Display, Cinema, Photo dan Basic.

Kalian juga dapat mengubah warna dasar dengan pilihan kalian sendiri namun terbatas pada merah, hijau dan biru. Galaxy J3 Pro 2017 selayaknya smartphone Samsung lainnya, menggunakan TouchWiz UI yang kali bersama dengan sistem operasi Android 7.0 Nougat.

Dan karena menggunakan Android 7.0, ada beberapa fitur yang tersedia, seperti One-handed mode, Multi Window, Dual Messenge, Quick camera dan lain-lainnya. Sedangkan untuk mendukung aktivitas office, Microsoft menyediakan beragam aplikasinya disini secara cuma-cuma.

Serta ada tambahan fitur baru yakni Secure Folder yang dapat digunakan untuk menyembunyikan file penting atau rahasia. Serta untuk mendukung semua fitur tersebut, Samsung menyematkan prosesor yang bisa dibilang payah pada zaman sekarang, yakni quad-core dengan clock speed sebesar 1.4 GHz.

Selain itu, ponsel ini juga memiliki GPU Mali-T720 dan RAM 2GB. Namun sayang, baterai yang terpasang hanyalah berkapasitas 2400 mAh, dan jika dibandingkan dengan kompetitornya, baterai ukuran 2.400 sangatlah kecil.

Namun semua kekurangan tadi mungkin dapat terbalas dengan dibekali kamera 13 MP dan kamera depan 5 MP yang keduanya dilengkapi dengan lampu LED Flash. Sebenarnya di sektor kamera ini lah nilai jual Galaxy J3 Pro yang paling tinggi.

Sedangkan proses flashing Android sendiri dapat diartikan sebagai install ulang jika diterapkan pada komputer atau laptop. Flashing ini biasa digunakan untuk memperbaiki berbagai masalah seperti ponsel yang Bootloop, ponsel yang lupa kata sandi, ponsel yang restart sendiri, ponsel yang hank atau ponsel yang mati total alias Hardbrick.

Sebenarnya berbagai masalah diatas bisa disebabkan oleh penggunanya sendiri atau dan sebagian kecil saja karena kesalahan sistem. Dan jika terjadi masalah seperti yang disebutkan diatas, maka flashing diperlukan untuk memperbaikinya.

Sebenarnya, selain dapat memperbaiki beragam masalah software dalam ponsel, flashing juga dapat digunakan untuk hal lain. Contohnya adalah mengupdate sistem operasi menjadi lebih baru atau sekedar mencoba Custom ROM baru yang berbeda dari ROM / Firmware aslinya.

Walaupun sebenarnya proses flashing sendiri tidaklah sulit, kalian yang ingin mencobanya harus lebih teliti lagi karena jika salah memilih firmware bisa jadi ponsel kalian tidak bisa dinyalakan lagi, atau biasa disebut dengan istilah Bootloop.

Untuk itulah, kalian harus teliti dalam memilih Firmware, perhatikan tipe ponsel milik kalian dan sesuaikan dengan firmware yang akan didownload untuk diflash. Serta jika kalian mencoba Custom ROM, maka perhatikan dulu komentar orang – orang di dalam forum yang sudah mencobanya, apakah komentarnya positif atau justru negatif.

Sebelum kalian melakukan flashing Samsung Galaxy J3 Pro, lebih baik siapkan dulu bahan – bahan berikut untuk didownload :


  • Download Samsung USB Driver kemudian install seperti layaknya menginstal aplikasi lainnya, jika sudah maka restart komputer / laptop kalian.


  • Kabel USB.

Cara Flash Samsung Galaxy J3 Pro SM-J330G dengan Odin


1. Masuk ke Download Mode

  • Matikan ponsel Samsung Galaxy J3 Pro milik kalian terlebih dahulu.

  • Kemudian tekan dan tahan Tombol Home + Power + Volume Bawah secara bersamaan hingga muncul tampilan mode downloading seperti di bawah ini.

  • Kemudian tekan tombol volume keatas untuk masuk kedalam downloading mode.

2. Flash File Firmware / ROM Terbaru

Setelah masuk ke mode download, colokkan ponsel Samsung Galaxy J3 Pro kalian yang sudah masuk ke mode download tadi ke komputer dengan menggunakan kabel USB. Kemudian ikuti langkah – langkah berikut:

  • Ekstrak file Odin yang sudah didownload jika belum dan buka Odin dengan klik kanan kemudian pilih “Run Administrator”.

  • Setelah Odin terbuka, tunggu sebentar hingga Odin mengenali ponsel Samsung Galaxy J3 Pro milik kalian. Coba lihat dibagian kiri Odin, jika terdapat tulisan “Added” berarti Galaxy J3 Pro kalian sudah terbaca dengan benar.

  • Namun jika tidak ada, maka kemungkinan besar Samsung driver tidak terinstall dengan baik atau yang lebih parahnya kalian lupa belum menginstalnya.


  • Ekstrak file firmware Samsung Galaxy J3 Pro yang sudah didownload. Kemudian masukkan filenya ke dalam Odin dengan cara mencocokkan nama file dengan tombol yang ada di aplikasi Odin. Contohnya:

Klik BL kemudian pilih file dengan awalan nama BL.
Klik AP kemudian pilih file dengan awalan nama AP.
Klik CP kemudian pilih file dengan awalan nama CP.
Klik CSC kemudian pilih file dengan awalan nama CSC. Pilih yang CSC saja, jangan yang HOME CSC.

  • Jika masih bingung, coba kalian perhatikan gambar berikut, pasti langsung paham.


  • Pastikan re-partition tidak tercentang.

  • Setelah itu klik Start untuk memulai proses flash ROM ke dalam Samsung Galaxy J3 Pro.

  • Tunggu sebentar, jika semua sudah berhasil maka akan ada pesan “PASS” di Odin dan jika gagal ada pesan “Failed”. Jika kalian gagal, maka kemungkinan besar file firmware yang didownload tadi korup, maka coba download lagi dan ulangi langkah – langkah seperti diatas sekali lagi.


  • Proses flash sukses

Jika pada saat selesai flash, ponsel Samsung Galaxy J3 Pro kalian mengalami bootloop, maka coba untuk melakukan factory reset di recovery mode. Caranya pertama buka recovery mode (matikan ponsel lalu tekan dan tahan tombol Home + Power + Volume ke atas).

Kemudian setelah memasuki recovery mode, pilih Wipe Data / Factory Reset. Lalu restart ponsel Galaxy J3 Pro milik kalian dan tunggu.

Itulah cara untuk Flashing Samsung Galaxy J3 Pro Terbaru Dan Mudah dilakukan bahkan bagi kalian yang belum memiliki pengalaman dalam flash sekalipun. Serta jika kalian sudah selesai flash, maka bisa mencoba untuk root Galaxy J3 Pro disini. Sampai jumpa di artikel saya selanjutnya.

Penelusuran Terkait :

cara flash samsung j3 pro j330g/ds

firmware samsung j330g/ds nougat

firmware samsung j330g indonesia

firmware samsung j330g indonesia google drive

firmware samsung j330g binary 3

flash samsung j330g binary 3

firmware samsung j330g/ds oreo

j3 pro bootloop

Tutorial Cara Flash Samsung Galaxy J3 Pro (SM-J330G) Android 9.0 Pie 100% Work


Cara Flash Samsung Galaxy J3 Pro – Pada artikel kali ini saya akan memberikan tutorial Cara Flashing Samsung Galaxy J3 Pro. Samsung Galaxy J3 Pro merupakan ponsel suksesor dari Galaxy J3 Tahun 2016, dan menjadi seri termurah dari ponsel Samsung J Pro lainnya. Karena ponsel ini merupakan suksesor, maka ada beberapa penigkatan yang diberikan oleh oleh Samsung. Dan selayaknya semua seri J Pro, ponsel ini juga menggunakan material full metal body dan tampilannya pun tidak terpaut berbeda dengan seri Galaxy J Pro lainnya.

Walaupun merupakan seri J Pro termurah, namun bodynya yang full logam menjadikan kelas ponsel ini agak bertambah, apalagi Samsung mendesainnya dengan ukuran yang sangat pas di genggaman tangan serta cukup tipis dipegang. Oleh karena itu, ponsel ini selain enak dipandang juga enak dipegang.

Namun berbeda dengan dua seri J Pro lainnya yang ada jelly case, di box penjulan Galaxy J3 Pro 2017 ini kalian tidak akan menemukannya secara gratis.

Smartphone Galaxy J3 Pro 2017 memiliki bentang layar selebar 5.0 inci dengan dilapisi lapisan kaca 2.5D serta memiliki resolusi HD 720p. Namun sayangnya, layarnya tidak memiliki teknologi Super AMOLED selayaknya dua saudara tuanya.

Dan karena absennya teknologi Super AMOLED ini, kualitas dari layarnya pun berkurang dan menjadi biasa saja dengan ponsel lainnya, tidak terasa istimewa. Namun walaupun teknologi Super AMOLED absen di ponsel ini, Samsung masih memberikan beragam mode yang bisa digunakan di beragam kondisi, seperti Adaptive Display, Cinema, Photo dan Basic.

Kalian juga dapat mengubah warna dasar dengan pilihan kalian sendiri namun terbatas pada merah, hijau dan biru. Galaxy J3 Pro 2017 selayaknya smartphone Samsung lainnya, menggunakan TouchWiz UI yang kali bersama dengan sistem operasi Android 7.0 Nougat.

Dan karena menggunakan Android 7.0, ada beberapa fitur yang tersedia, seperti One-handed mode, Multi Window, Dual Messenge, Quick camera dan lain-lainnya. Sedangkan untuk mendukung aktivitas office, Microsoft menyediakan beragam aplikasinya disini secara cuma-cuma.

Serta ada tambahan fitur baru yakni Secure Folder yang dapat digunakan untuk menyembunyikan file penting atau rahasia. Serta untuk mendukung semua fitur tersebut, Samsung menyematkan prosesor yang bisa dibilang payah pada zaman sekarang, yakni quad-core dengan clock speed sebesar 1.4 GHz.

Selain itu, ponsel ini juga memiliki GPU Mali-T720 dan RAM 2GB. Namun sayang, baterai yang terpasang hanyalah berkapasitas 2400 mAh, dan jika dibandingkan dengan kompetitornya, baterai ukuran 2.400 sangatlah kecil.

Namun semua kekurangan tadi mungkin dapat terbalas dengan dibekali kamera 13 MP dan kamera depan 5 MP yang keduanya dilengkapi dengan lampu LED Flash. Sebenarnya di sektor kamera ini lah nilai jual Galaxy J3 Pro yang paling tinggi.

Sedangkan proses flashing Android sendiri dapat diartikan sebagai install ulang jika diterapkan pada komputer atau laptop. Flashing ini biasa digunakan untuk memperbaiki berbagai masalah seperti ponsel yang Bootloop, ponsel yang lupa kata sandi, ponsel yang restart sendiri, ponsel yang hank atau ponsel yang mati total alias Hardbrick.

Sebenarnya berbagai masalah diatas bisa disebabkan oleh penggunanya sendiri atau dan sebagian kecil saja karena kesalahan sistem. Dan jika terjadi masalah seperti yang disebutkan diatas, maka flashing diperlukan untuk memperbaikinya.

Sebenarnya, selain dapat memperbaiki beragam masalah software dalam ponsel, flashing juga dapat digunakan untuk hal lain. Contohnya adalah mengupdate sistem operasi menjadi lebih baru atau sekedar mencoba Custom ROM baru yang berbeda dari ROM / Firmware aslinya.

Walaupun sebenarnya proses flashing sendiri tidaklah sulit, kalian yang ingin mencobanya harus lebih teliti lagi karena jika salah memilih firmware bisa jadi ponsel kalian tidak bisa dinyalakan lagi, atau biasa disebut dengan istilah Bootloop.

Untuk itulah, kalian harus teliti dalam memilih Firmware, perhatikan tipe ponsel milik kalian dan sesuaikan dengan firmware yang akan didownload untuk diflash. Serta jika kalian mencoba Custom ROM, maka perhatikan dulu komentar orang – orang di dalam forum yang sudah mencobanya, apakah komentarnya positif atau justru negatif.

Sebelum kalian melakukan flashing Samsung Galaxy J3 Pro, lebih baik siapkan dulu bahan – bahan berikut untuk didownload :


  • Download Samsung USB Driver kemudian install seperti layaknya menginstal aplikasi lainnya, jika sudah maka restart komputer / laptop kalian.


  • Kabel USB.

Cara Flash Samsung Galaxy J3 Pro SM-J330G dengan Odin


1. Masuk ke Download Mode

  • Matikan ponsel Samsung Galaxy J3 Pro milik kalian terlebih dahulu.

  • Kemudian tekan dan tahan Tombol Home + Power + Volume Bawah secara bersamaan hingga muncul tampilan mode downloading seperti di bawah ini.

  • Kemudian tekan tombol volume keatas untuk masuk kedalam downloading mode.

2. Flash File Firmware / ROM Terbaru

Setelah masuk ke mode download, colokkan ponsel Samsung Galaxy J3 Pro kalian yang sudah masuk ke mode download tadi ke komputer dengan menggunakan kabel USB. Kemudian ikuti langkah – langkah berikut:

  • Ekstrak file Odin yang sudah didownload jika belum dan buka Odin dengan klik kanan kemudian pilih “Run Administrator”.

  • Setelah Odin terbuka, tunggu sebentar hingga Odin mengenali ponsel Samsung Galaxy J3 Pro milik kalian. Coba lihat dibagian kiri Odin, jika terdapat tulisan “Added” berarti Galaxy J3 Pro kalian sudah terbaca dengan benar.

  • Namun jika tidak ada, maka kemungkinan besar Samsung driver tidak terinstall dengan baik atau yang lebih parahnya kalian lupa belum menginstalnya.


  • Ekstrak file firmware Samsung Galaxy J3 Pro yang sudah didownload. Kemudian masukkan filenya ke dalam Odin dengan cara mencocokkan nama file dengan tombol yang ada di aplikasi Odin. Contohnya:

Klik BL kemudian pilih file dengan awalan nama BL.
Klik AP kemudian pilih file dengan awalan nama AP.
Klik CP kemudian pilih file dengan awalan nama CP.
Klik CSC kemudian pilih file dengan awalan nama CSC. Pilih yang CSC saja, jangan yang HOME CSC.

  • Jika masih bingung, coba kalian perhatikan gambar berikut, pasti langsung paham.


  • Pastikan re-partition tidak tercentang.

  • Setelah itu klik Start untuk memulai proses flash ROM ke dalam Samsung Galaxy J3 Pro.

  • Tunggu sebentar, jika semua sudah berhasil maka akan ada pesan “PASS” di Odin dan jika gagal ada pesan “Failed”. Jika kalian gagal, maka kemungkinan besar file firmware yang didownload tadi korup, maka coba download lagi dan ulangi langkah – langkah seperti diatas sekali lagi.


  • Proses flash sukses

Jika pada saat selesai flash, ponsel Samsung Galaxy J3 Pro kalian mengalami bootloop, maka coba untuk melakukan factory reset di recovery mode. Caranya pertama buka recovery mode (matikan ponsel lalu tekan dan tahan tombol Home + Power + Volume ke atas).

Kemudian setelah memasuki recovery mode, pilih Wipe Data / Factory Reset. Lalu restart ponsel Galaxy J3 Pro milik kalian dan tunggu.

Itulah cara untuk Flashing Samsung Galaxy J3 Pro Terbaru Dan Mudah dilakukan bahkan bagi kalian yang belum memiliki pengalaman dalam flash sekalipun. Serta jika kalian sudah selesai flash, maka bisa mencoba untuk root Galaxy J3 Pro disini. Sampai jumpa di artikel saya selanjutnya.

Penelusuran Terkait :

cara flash samsung j3 pro j330g/ds

firmware samsung j330g/ds nougat

firmware samsung j330g indonesia

firmware samsung j330g indonesia google drive

firmware samsung j330g binary 3

flash samsung j330g binary 3

firmware samsung j330g/ds oreo

j3 pro bootloop

Baca Juga

Related Post

Load Comments

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo